PKB berkoalisi dengan PDI Perjuangan dalam pilkada Jawa Timur 2018. PKB mengusulkan H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai cagub dan PDIP mengusulkan Abdullah Azwar Anas sebagai cawagub.

Banyak orang senang dengan pasangan duet ini, apalagi warga NU. Secara politik, keduanya memang kerap menempuh jalan “politik menikung”. Tapi apapun itu, Gus Ipul adalah mantan Ketua Umum GP Ansor dan Azwar Anas adalah mantan Ketua Umum IPNU.

Jika suara warga NU berhasil dimaksimalkan di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur dan suara banteng cukup solid di wilayah Mataraman Jawa Timur, maka pasangan ini potensial memenangkan pertandingan.

Namun, politik Jawa Timur masih terlalu dini untuk diprediksi. Lawan tanding politik Gus Ipul-Anas belum diketahui. Kemana Golkar dan Demokrat misalnya akan berlabuh. Bagaimana dengan Mba Khofifah? Apakah layar masih bisa berkembang atau justru akan surut ke tepian. Wallahu a’lam.

Dinamika politik masih akan terus terjadi. Tapi, betatapun dinamisnya politik Jawa Timur, saya meyakini, pilkada Jawa Timur tak akan sebrutal pilkada DKI. Di sana tak akan ada kisah “mesjid” menolak jenazah. Tak akan ada debat tajam mengenai kepemimpinan perempuan. Perbedaan politik akan diperbincangkan dengan penuh kelakar. InsyaAllah.

Selamat berjuang Gus Ipul dan Mas Anas….

Ahad, 15 Oktober 2017
Salam,

Abdul Moqsith Ghazali